Yohanes Chandra Ekajaya Berburu Wisata Kuliner di Bukit Tinggi

Post by admin - Tuesday, January 24th 2017.

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan pebisnis dan pengusaha sukses yang memiliki kegemaran berburu makanan. Menurut dia kalau mengunjungi kota tertentu tidak afdol jika tidak menikmati makana yang khas dari daerah tersebut.Yohanes Chandra Ekajaya Berdayakan Kuliner Sambal Yohanes Chandra Ekajaya akan mengajak kita berburu kuliner khas Bukit Tinggi. Yohanes Chandra Ekajaya mengunjungi kota Bukit Tinggi dalam rangka kunjungan kerja untuk memperluas bisnis nya, sekalian berburu kuliner khas Bukit Tinggi. Kota Bukit Tinggi merupakan sebuah kota yang terletak di Sumatera Barat, kota ini memiliki hawa yang sangat sejuk dan merupakan daerah destinasi wisata di Sumatera Barat. Tak kalah menarik dari tempat wisatanya, makanan khas Bukit Tinggi pun menjadi daya tarik bagi para pemburu makanan serta wisatwan yang mengunjungi Bukit Tinggi untuk mencicipi olahan makanan khas Bukit Tinggi. Dalam kunjunganya selama 3 hari di Bukit Tinggi, Yohanes Chandra Ekajaya sudah mencicipi beberapa makana khas kota tersebut, apa saja makanan khas yang di cicipi oleh Yohanes Chandra Ekajaya, mari kita simak bersama.

  1. Sambal Tokok Maco Baledang
Makanan khas yang satu ini menjadi favorit bagi para penggemar makana bercita rasa peda. Rasanya memang sangat peda, biasanya sambal yang satu ini disajikan sebagai menu pelengkap ketika memakan ayam goreng/bakar, ikan laut dll.
  1. Cinduak Langkok
Makanan ini merupakan sebuah cendol yang pastinya khas Bukit Tinggi. Berbeda  dengan cendol-cendol yang ada di Indonesia, selain cendolnya yang terbuat dari tepung sagu aren yang dicampur dengan tepung beras dan diberi warna hijau, Cindua Langkok dihidangkan bersama saus gula merah, santan, tape singkong dan potongan lopis yang ditaburi emping beras.
  1. Nasi Kapau
Masakan yang satu ini menjadi favorit kebanyak wisatawan yang berburu makanan di Bukit Tinggi, Nasi Kapau sangat khas, terdiri dari nasi, sambal, dan lauk pauk khas Kapau seperti gulai sayur nangka, gulai tunjang (urat kaki kerbau atau sapi), gulai cungcang (tulang dan daging kerbau), gulai dan babat bebek, serta paruik kabau. Kuah santannya encer dan diberi bahan tambahan seperti rebung, kacang panjang, kol, bahkan jengkol. Menu-menu seperti gulai ikan, gulai tunjang, teri balado, tongkol balado, dendeng balado, goring belut, dan sambal lado hijau pun ada.
  1. Bubur kampiun
Bubur Kampiun terdiri dari tiga bagian yaitu bubur sumsum, bubur candil, dan kolak pisang. Ketiga bagian tersebut disajikan dalam satu mangkuk lalu ditambahkan tapai dan ketan hitam.   [caption id="attachment_1053" align="alignnone" width="300"]Sambal Teri Yohanes Chandra Ekajaya Yohanes Chandra Ekajaya Menaklukkan Sambal[/caption] Masih banyak sekali sebenarnya makanan khas dari kota Bukit Tinggi yang lainya. Namun keterbatasan waktu yang dimiliki Yohanes Chandra Ekajaya belum bisa mencicipi semua makanan khas kota Bukit Tinggi. “ saya akan datang lagi ke kota ini, belum puas jika belum menikmati semua makanan khas kota Bukit Tinggi” ujar Yohanes Chandra Ekajaya.