Tulisan Baru Yohanes Chandra Ekajaya, Sedulur Papat Lima Pancer

Post by admin - Monday, February 13th 2017.

Dok. Yohanes Chandra EkajayaKali ini website yang ditulis oleh Yohanes Chandra Ekajaya akan membahas mengenai ilmu leluhur Jawa yaitu Saudara empat Lima Pancer. Saudara empat Lima Pancer adalah salah satu ajaran Kejawen yang menceritakan mengenai adanya malaikat pendamping hidup manusia. Pancer merupakan sebuah tonggak hidup manusia yaitu dirinya sendiri. Diri kita dikelilingi lewat empat makhluk gaib yang tak terlihat mata/ panca indera (metafisik) menurut Yohanes Chandra Ekajaya . Mereka juga  merupakan beberapa saudara yang setia menemani hidup kita, dimana manusia mulai dilahirkan di dunia hingga meninggal dunia.Dok. Yohanes Chandra EkajayaDi zaman Pra-Islam, orang Jawa tersebut tidak memahami konsep malaikat. Maka mereka menfasirkan malaikat penjaga manusia dengan saudara empat. Konsep  saudara empat “sedulur papat” ini oleh orang Jawa ditafsirkan dengan pengamatan/niteni. Mulai ketika tumbuhnya janin di perut sang ibu, janin tersebut dilindungi di dalam rahim oleh ketuban. Selanjutnya adalah ari-ari, darah dan pusar. Itulah saudara manusia sejak awal dia hidup dan selanjutnya “empat saudara”  yang kemudian dikubur. Namun orang Jawa mempercayai bahwa “empat saudara” tersebut  tetap menemani diri manusia hingga ke liang lahat. Saudara empat tersebut adalaha air ketuban (saudara tua) dimana melindungi fisik kita dari berbagai macam bahaya. Kemudian ari-ari yang merupakan saudara, dimana ia mengantarkan kita ke tujuan, yaitu kehidupan. Berikutnya, darah yang membantu si janin kecil tersebut untuk tumbuh dan berkembang menjadi seorang bayi. Yang terakhir adalah pusar, dimana pusar diinterpretasikan sebagai Nabi. Pusar tersebut secara biologis menghubungkan makanan yang dikonsumsi ibu kepada jabang bayi.   Penulis:Yohanes  Chandra Ekajaya Editor  :Yohanes  Chandra Ekajaya