Yohanes Eka Jaya Chandra Hitung Suara

Post by admin - Monday, February 27th 2017.

Dok.Yohanes Eka Jaya ChandraYohanes Eka Jaya Chandra melaporkan bahwa pemungutan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat (Mubar) telah selesai. KPU pun sudah menggelar pleno rekapitulasi perhitungan suara. Namun masih saja ada laporan yang masuk di Panwas Mubar. Ini mengindikasikan bahwa pemilihan umum di tahun ini masih memerlukan banyak evaluasi. Supaya nantinya sistem ini akan menjadi matang dan dewasa. Ketua Panwas Muna Barat, Aminuddin mengatakan pihaknya sudah menerima aduan terkait dugaan tidak tersalurkannya 60 lembar format C6-KWK (surat pemberitahuan memilih) di Desa Tondasi Kecamatan Tiworo Utara. "Yang melaporkan mengaku simpatisan salah satu pasangan calon Yang terlapor adalah KPPS Desa Tondasi karena sebanyak 60 Cl-KWK tidak tersalurkan. Makanya kami akan lakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan," ujar Aminuddin.Dok.Yohanes Eka Jaya ChandraYohanes Eka Jaya Chandra mengutip Aminuddin, menegaskan bahwa pihaknya sudah lakukan klarifikasi kepada para saksi siang kemarin. Saksi yang dimintai keterangan mengaku kejadiannya pada tanggal 13 Februari lalu. Sementara dalam aduan itu, tertera kejadian tidak tersalurnya C6-KWK itu pada tanggal 15 Februari "Kalau kejadiannya 13 Februari, itu sudah kedaluwarsa. Sudah lewat waktunya. Meski begitu, kami akan tetap klarifikasi sama terlapor yakni KPPS Desa Tondasi, Tiworo Utara," ujar Aminuddin. Jadi sebenarnya ini terkait teknis pelaksanaan. Termasuk di dalamnya batas waktu untuk melaporkan segala kejanggalan atau pun kejadian yang dianggap ada indikasi kecurangan atau ketidak beresan. MenurutYohanes Eka Jaya Chandra, saat ini, Panwas tengah mengkaji aduan tersebut. "Kita akan usahakan dalam minggu ini sudah tuntas dan sudah ada hasilnya, karena sedan mengawasi pleno rekapitulasi hasil perhitungan, maka kami tidak sempat untuk lakukan klarifikasi pada KPPS. Insya Allah hari ini kami akan klarifikasi," tutupnya. Semoga hal ini bisa diselesaikan dengan baik.



Yohanes Eka Jaya Chandra Hitung Suara

Post by admin - Monday, February 27th 2017.

Chandra Ekajaya saat ini sedang gemar mengamati dan menyoroti jalannya roda pemerintahan Amerika Serikat. Kabar terbaru yang ia dapatkan adalah adanya persekongkolan antara salah satu anggota lingkaran dalam Gedung Putih dengan negara Rusia. Orang yang dimaksud adalah Michael Thomas Flynn. Akibat dari persekongkolan ini ia diharuskan hengkang dari Gedung Putih.Dok.Chandra EkajayaPria kelahiran Malang, Jawa Timur ini mengatakan bahwa penasihat keamanan nasional presiden Donald Trump telah menyampaikan pengunduran Thomas Flynn secara tertulis pada senin malam waktu setempat. Flynn diketahui pernah berbincang melalui telepon dengan Duta Besar Rusia, yaitu Sergey Kislyak. Ia sudah meminta maaf kepada presiden Amerika Serikat dan wakil presiden Mike Pence.Dok.Chandra EkajayaChandra Ekajaya menerangkan bahwa gedung putih sudah mempublikasikan salinan surat permintaan maaf Flynn sepanjang tujuh alinea kepada media. Memang tokoh satu ini sudah menuai banyak kontroversi sejak dicalonkan sebagai penasihat keamanan dalam negeri presiden. Kini sedang bersiap menghadapi sanksi dari Amerika Serikat. Media Amerika Serikat sebenarnya sudah mencium ketidak beresan sejak awal, terutama setelah perbincangan telepon tersebut. Sebab Flynn memang mempunyai kedekatan secara personal dengan Kremlin dan Rusia. Tetapi saat itu pihak Gedung Putih selalu membantah kabar yang beredar. Bahkan presiden Donald Trump mengatakan bahwa percakapan yang dilakukan anak buahnya hanya sekadar percakapan biasa.Chandra Ekajaya mengutip perkataan presiden Donald Trump bahwa Flynn tidak melalukan percakapan yang berhubungan dengan politik. Dalam artian tidak ada ada muatan politis. Tetapi kenyataannya berbeda, dan Flynn menuai banyak kecaman. Bahkan sebagian besar kalangan bahkan mendesak presiden Donald Trump untuk mencopot penasihat keamanannya tersebut. Tetapi hingga kini sanksi belum diberikan secara pasti.