Bisnis

Chandra Ekajaya SiBaja Ringan Pengusaha Yang Sukses

Post by admin - Monday, March 27th 2017.
pengusaha Baja Ringan baja Malang properti Chandra Ekajaya modal Bisnis

Menurut Chandra Ekajaya sekarang ini masyarakat lebih meilih mengunakan baja ringan daripada mengunakan kayu, salah satunya disamping dari segi harganya relatif lebih murah daripada kayu tingkat kekuatannya pun juga lumayan awet daripada kayu, Chandra Ekajaya mengambil peluang dari permintaan masyarakat sekarang ini. Sistem pemasangan baja ringan berbeda dengan kayu ujar Chandra Ekajaya. Dibutuhkan penghitungan struktur dan beban yang sangat cermat sebagai satu kesatuan sehingga diperlukan tenaga khusus dalam memasangnya. Baja ringan dilirik Chandra Ekajaya sebagai peluang bisnis yang sangat menguntungkan dikarnakan bisnis properti yang sedang naik daun 2 tahun belakangan ini sehingga bisnis yang berhubungan dengan properti pun ikut naik juga.Dok.Chandra EkajayaTingginya permintaan para developer maupun perseorangan dalam mengunakan baja ringan sebagai konstruksi atap rumah mendorong Chandra Ekajaya untuk terjun kedalam bisnis ini. baja ringan banyak digunakan di pembangunan perumahan dikarnakan dari segi ketahanan serta keamanan yang baik bagi keselamatan serta tahan terhadap rayap , ujar Chandra Ekajaya. Dengan modal yang tak cukup sedikit pemilik usaha Qpizza dan Fashion ini menyediakan berbagai macam tipe baja ringan di daerah kota kelahirannya Batu, Malang ini merogoh kocek hampir berkirsar Rp.700 juta untuk memulai usahanya , terbilang bukan modal yang sedikit namun bagi Chandra Ekajaya semakin kita memiliki modal yang gede maka keuntungan yang kita peroleh pun semakin gede juga karna kita mendatangkan bahan dalam jumlah besar otomatis dapat menekan biaya pengadaan barang tersebut ujarnya. Tak kurang dirinya memperoleh keuntungan hingga 25 persen dari setiap modal yang dirinya keluarkan perbulannya, tak kurang dirinya mengantongi hampir Rp40 juta rupiah perbulannya, bisa terbilang cukup besar bukan. Salah satu faktor orang beralih mengunakan  kayu ke baja ringan  lantaran baja ringan lebih awet ketimbang kayu. Baja ringan pun tak bakal dimakan rayap sehingga akan awet dan tahan terhadap perubahan cuaca. Selain itu semua faktor yang sangat menjadi prioritas yang utama adalah segi keamanannya, dikarnakan bobot baja ringan lebih ringan dari kayu sehingga dapat memilimalisir atap rubuh sehingga baja ringan sangat menjadi primadona sekarang ini.


Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya SiBaja Ringan Pengusaha Yang Sukses

Post by admin - Monday, March 27th 2017.
baja pengusaha Baja Ringan modal properti ringan Bisnis Malang Chandra Ekajaya

Bagi pengusaha Chandra Ekajaya yang sudah merasakan lika-liku hidup pasti pernah mengalami kondisi yang sangat terpuruk. Kemiskinan adalah salah satu kondisi yang paling ditakuti oleh banyak orang. Tetapi tidak baginya, kemiskinan merupakan suatu kawah candradimuka yang berfungsi untuk menempa dirinya supaya menjadi pribadi yang lebih baik. Memang harus diakui bahwa kemiskinan merupakan salah satu kondisi dan keadaan yang membuat orang yang mengalaminya seakan berada di tepi jurang yang licin. Tetapi dirinya tetap berjuang dengan gigih supaya bisa lepas dari jurang kemiskinan tersebut. Meski belum genap berusia 30 tahun, ia sudah menjadi tulang punggung bagi keluarganya. Pada awalnya, ia hanya memanfaatkan emperan-emperan toko untuk menjajakan produknya. Berawal dari uang recehan, ia mengumpulkan uang untuk menghidupi seluruh keluarga. Berada di wilayah pasar, maka saat siang hari wilayah tersebut sudah ramai penuh dengan hiruk pikuk manusia. Meskipun begitu, kondisi tersebut tidak membuat si tulang punggung keluarga ini lelah untuk terus menjajakan dagangannya. Ia terus berteriak mempromosikan dagangannya kepada orang-orang yang lewat. Dari puluhan pedagang emperan, hanya tempat miliknya yang mempunyai nuansa berbeda. Berani tampil beda dan mempunyai tawaran yang menarik serta menjual barang-barang yang populer, maka produk-produk jualannya sering kali laku keras. Kebanyakan pembelinya adalah para muda-mudi. Ia menjual sepatu-sepatu orisinal dari merek-merek terkenal. Harganya tentu saja berbeda dengan harga pasaran pada umumnya. Sebab ia mempunyai strategi dagang yang menarik, sehingga ia bisa mendapatkan suply sepatu dengan harga yang murah tetapi kualitasnya sangat bagus. Ia menjalin kerja sama dengan pabrik-pabrik sepatu, dimana ia mendapatkan sepatu yang sama persis bentuk dan jenisnya, bahkan bisa dikatakan identik. Kekurangannya hanya satu, yakni tidak adanya nomor seri dan kotak sepatunya. Sebab di kotak sepatu biasanya tertera nomor seri yang menunjukkan identitas sepatu tersebut. Harga yang diberikan oleh pabrik-pabrik itu pun juga berbeda dengan harga yang dipasarkan, karena adanya kekurangan tersebut.Chandra Ekajaya KemiskinanTetapi peluang ini dimanfaatkan secara optimal dan maksimal oleh dirinya. Sehingga mulai dari bawah, pelan-pelan secara merangkak ia mulai menambah jumlah stoknya. Dengan begitu, maka penjualan yang dilakukan olehnya pun juga meningkat. Dengan adanya peningkatan penjualan, maka jalan untuk menjadi seorang pengusaha semakin terbuka lebar dan kesempatan untuk lepas dari jeratan kemiskinan pun semakin besar. Chandra Ekajaya merasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat anugerah Sang Pencipta dirinya bisa merasakan nikmatnya proses hidup yang selama ini ia jalani. Bagaimana ia lahir, tumbuh dan berkembang dari keluarga miskin menjadi seorang pemuda yang haus ilmu pengetahuan, terutama dalam sektor bisnis menempanya menjadi seorang pebisnis profesional. Ia sangat bersyukur karena dilahirkan dari keluarga miskin. Karena dengan dilahirkan dari keluarga miskin, ia bisa memahami penderitaan yang dialami oleh keluarganya dan dirinya. Sehingga ia mempunyai sikap-sikap yang optimis dan selalu bersyukur. Berbekal sikap-sikap yang diambil dari nilai-nilai budaya masyarakatnya inilah menjadi seorang pribadi yang supel dan bertanggungjawab. Sehingga banyak orang-orang yang kemudian mempercayakan produk atau barang-barang apa pun untuk dijualnya, sebelum ia menjajakan sepatunya sendiri. Kini pemuda kelahiran Malang, Jawa Timur ini sudah mempunyai sebuah show room kecil-kecilan untuk memamerkan sekaligus mempromosikan dan menjual produk sepatunya. Ia juga mulai menawarkan prosuknya di berbagai media sosial, seperti facebook, instagram, pinterest, twitter, youtube, dan sebagainya. Ia sadar bahwa masyarakat dan generasi masa kini sangat melek dengan teknologi, terutamanya internet. Maka ia pun menyesuaikan diri dengan deru peradaban dan perkembangan zaman. Inilah yang tidak dilakukan oleh pedagang emperan toko yang lainnya. Maka wajar saja jika omzet yang didapatkan dirinya dalam per hari bisa menyaingi omzet per bulan sesama pedagang lainnya. Gigih, tekun, dan ulet, serta penuh perjuangan merupakan prinsip dan rutinitas yang ada dalam benak hatinya. Sehingga itu mempengaruhi watak serta karakter dirinya yang sangat profesional dan mempunyai kemampuan serta keahlian sebagai pengawas atau pun manajer sebuah perusahaan. Makanya bila berusaha lebih keras lagi, maka impian untuk menjadi seorang pebisnis yang besar akan semakin terwujud. Dengan tekad yang kuat dan semangat yang membara, semua tahapan untuk mencapai impiannya diwujudkan satu persatu. Meskipun masih berstatus sebagai reseller, tetapi ia sudah mempunyai merek tersendiri. Sehingga semua orang kini mengenal bawa toko atau pun kios yang menjual sepatu orisinal dengan harga yang sangat terjangkau hanya di kios miliknya. Sukses dengan membranding nama merek resellernya, kini dirinya kebanjiran banyak tawaran dari produsen-produsen barang yang ingin menjual barang-barangnya di kios miliknya. Tentu saja itu merupakan tawaran yang menarik, terlebih nama merek reseller baru saja diresmikan Produk-produk yang berdatangan pun beraneka macam, mulai dari sepatu, make up, kaos, jersey, hingga pernak-pernik dan aksesoris yang dibutuhkan oleh masyarakat, terutama generasi-generasi muda. Selain itu, dengan pesatnya pertumbuhan reseller di Indonesia, maka tentu saja semakin banyak tenaga terampil yang dibutuhkan. Untuk itu pebisnis ini juga membuka lapangan pekerjaan. Meskipun belum dalam lingkup besar, tetapi setidaknya ia mampu menyerap beberapa karyawan untuk dipekerjakan. Bagi dirinya, bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara merupakan cita-citanya sejak kecil. Maka saat dirinya mampu membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran untuk masyarakat yang hidup dan bertempat tinggal di sekitar kiosnya, ia sangat senang, bahagia, dan berbesar hati. Masalah pengangguran memang menjadi problematika bangsa ini, karena tidak adanya sumber daya manusia yang terampil dan ahli. Bangsa ini memang dianugerahi dengan jumlah penduduk yang besar. Sebenarnya ini merupakan anugerah, sayangnya pengelolaannya belum maksimal, sehingga jumlah penduduk yang besar ini justru hanya menjadi beban negara.Chandra Ekajaya Jual SepatuDiungkapkannya, di tengah kondisi ekonomi yang carut marut serta krisis ini, perusahaan-perusahaan yang paling bisa bertahan adalah reseller atau ritel. Saat ini di beberapa perusahaan sudah mulai banyak yang melakukan efisiensi kerja dan rasionalisasi atau pemutusan hubungan kerja. Tetapi bisnis di sektor reseller atau ritel masih tumbuh dan berkembang serta membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak. Bagi pebisnis reseller ini tentunya hal tersebut ingin dipertahankan dan ditingkatkan secara masif. Sehingga jumlah pekerja yang akan terserap menjadi lebih tinggi. Kemudian secara perhitungan matematis dunia bisnis, banyak peluang kerja yang terbentuk dari bisnis ini. Misalnya saja para dropshiper atau pun reseller tangan kedua. Bagi dunia bisnis hal tersebut sah dan tidak melanggar hukum, baik negara, agama, maupun adat. Karenanya, pebisnis ini terus menekankan kepada seluruh karyawannya untuk senantiasa hidup penuh syukur. Dengan hidup yang selalu bersyukur maka pandangan dan pola pikir akan senantiasa optimis. Itulah yang membuat daya dan kinerja menjadi bertambah dan lebih baik. Hasilnya ia berhasil menyelamatkan dirinya dan keluarganya dari jurang kemiskinan.    


ringan

Chandra Ekajaya SiBaja Ringan Pengusaha Yang Sukses

Post by admin - Monday, March 27th 2017.
baja pengusaha Bisnis Malang modal Baja Ringan Chandra Ekajaya properti ringan

Headphone Sennheiser, Sony, dan LG, telah menyiapkan alat penyalur suara yang akan memanjakan telinga konsumennya di dengan cara menyambungkan device dan headphone itu sendiri dengan wireless maupun Bluetooth sehingga lebih praktis dalam pengunaannya . Alat Ini bukan saja lebih simpel, menarik, dan pastinya canggih serta sangat nyaman digunakan . Momentum adalah nama headphone in-ear wireless terbaru besutan Sennheiser, Pabrikan asal Jerman ini memasangnya pada sebuah neckband, yang dapat terhubung perangkat lain via koneksi Bluetooth.Headphone Momentum terintegrasi dengan microphone sehingga dapat menerima telepon . Selain itu, ada tiga tombol untuk fungsi playback truiste di headphone in-ear wireless ini. Momentum sepertinya bakal menjadi pesaing produk Samsung Gear Iconx dan Apple AirPods. Sayangnya, masih belum diketahui daya tahan baterai dan cara mengisi ulang pangsa alat pendengar itu, Sony langsung mengeluarkan dua produk earbud wireless, yang diklaim memiliki fitur noise-canceling (kurangi kebisingan).in-ear wireless headphoneAda yang bagian utama head-phone-nya diletakkan di belakang leher pengguna, lalu ada sepasang earbud yang terhubung dengan bagian utama headphone itu. Model lain, earbud wireless dengan konsep mirip dengan earbud wireless Samsung Gear Ieon X dan Apple AirPods. Model ini dilengkapi doeking untuk mengisi ulang baterai sehingga apabila disaat penguna dimanjakan dengan kenyamanan dalam mendengarkan music tidak perlu takut kehabisan baterai. Tone Earbud itu berupa sepasang earbud wireless yang dapat diisi ulang baterainya jika disimpan pada neckband yang sudah disediakan. Nah, Neckband sekaligus mampu memberikan peringatan getar jika ada panggilan masuk atau pesan masuk. Selain itu, neckband menjadi tempat aman menyimpan earbuds ketika tidak digunakan, Tone Free diklaim mempu menawarkan fitur hands free ketika menjawab atau menolak panggilan dengan perintah suara. Dengan bertambahnya fitur tersebut tentu saja masalah kegunaan dan style sudah menjadi pilihan bebas para pengguna karena semua punya kelebihan dan kekurangan. Bagaimana, mau pilih yang mana?